• Kemantan Corp

    Berbagi Tips Kesehatan, Cara Hidup Sehat, Fitness, Olahraga dan Metode Penyembuhan Berbagai Penyakit

    Friday, February 3, 2017

    Bahaya Softlens Bagi Kesehatan

        Softlens dulunya hanya digunakan sebagai terobosan baru bagi dunia kesehatan. Namun dewasa ini softlens bukan hanya digunakan sebagai alat bantu penglihatanmelainkan sebagai life style atau gaya hidup. Banyak orangyang menggunakan softlens sebagai gaya hidup namun terkadang mereka tidak tahu bahaya menggunakan softlens.
     

         American Optometric Association (AOA) mengungkapkan kalau penggunaan softlens dekoratif (hanya untuk memperindah bola mata semata) akan sangat berbahaya jika tanpa konsultasi dokter. Apabila tanpa konsultasi dokter, kemungkinan besar para kosumen lensa dekoratif ini tidak memiliki pengetahuan yang cukup bagaimana membersihkan dan memasang lensa dengan baik.
         Jika hal ini terjadi maka sudah pasti para konsumen tersebut sudah berani mengambil resiko menginfeksi mata mereka dengan bakteri, atau kerusakan yang signifikan pada fungsi mata, dan yang lebih parah adalah kehilangan penglihatan.Lensa dekoratif memiliki resiko yang sama dengan lensa korektif (untuk mata minus atau plus). Oleh karena itu jangan pernah memakai lensa dekoratif tanpa informasi dari dokter.
    Berikut adalah Bahaya / Dampak Negatif Memakai Softlens :

    1. Iritasi dan mata merah
        Ini adalah bahaya softlens yang paling sering terjadi. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti debu, pemakaian yang kurang benar dan terlalu lama dipakai.


         Oleh karena itu, agar tidak mengalami iritasi sebaiknya jaga softlens tidak terkena debu dan pakai dengan cara yang benar. Bagaimana? Yang paling pertama dan paling utama yang harus diingat adalah tanganmu harus steril ketika memakai softlens. Pastikan juga untuk tidak memakainya terlalu lama. Tetes mata khusus softlens bisa secara rutin kamu gunakan untuk memberikan efek lega ketika memakainya.

    2. Terlalu longgar atau terlalu ketat
        Softlens bisa menjadi terlalu longgar atau bahkan terlalu ketat seperti sangat menempel ke mata disebut hypoxia. Hal ini dikarenakan pemilihan kadar air yang salah ketika membeli softlens. Makadari itu sesuaikan dengan keadaan mata.


          Jika matamu memang sudah memiliki banyak kandungan air mata, pilihlah softlens dengan kadar air lebih sedikit. Sedangkan mata yang cenderung kering sebaiknya pilih softlens dengan kadar air tinggi.

    3. Softlens koyak dalam mata
        Softlens bisa koyak di mata. Nah, ini cenderung sangat berbahaya. Bahaya softlens ini bisa terjadi karena kamu memakai softlens saat tidur. Ketika tidur, softlens bisa bergerak-gerak di dalam mata dan bisa berisiko pecah di dalam mata.


    Tidak hanya itu, softlens dapat mengering karena tidak mendapatkan oksigen dan kadar air yang cukup. Nah, ketika Anda mencubit softlens dalam keadaan kering seperti itu dapat mengakibatkan softlenskoyak. Karena itu juga, memang ketika ingin melepaskan softlens sangat disarankan untuk meneteskan tetes mata khusus softlens sebelumnya.

    4. Infeksi kornea
        Bahaya infeksi kornea bisa terjadi jika kamu tidak merawat softlens dengan baik.Karenanya bakteri, jamur dan virus bisa tumbuh di softlens dan membuat alergi pada mata.


         Maka dari itu, jaga baik-baik softlens-mu ya. Jika tidak bisa seperti itu, memakaisoftlens sekali pakai bisa menjadi pilihan jika kamu berkekeuh untuk menggunakan softlens.

    Berikut saran supaya dampak negatif menggunakan softlens dapat diminimalisir :
    1. Temui dokter / ahli mata untuk mencari informasi dan mendapatkan lensa yang sesuai untuk mata anda dan layak pakai.
    2. Jika anda akan menyentuh lensa cucilah tangan terlebih dahulu.
    3. Selalu lepas softlens anda ketika anda tidur.
    4. Membersihkan lensa secararutin. Cara membersihkan yang baik adalah : usap lensa kontak dengan jari dan bilas dengan cairan pembersih sebelum menyimpan lensa dalam wadah yang sudah berisi cairan pembersih.
    5. Simpanlah wadah lensa kontak di tempat yang lembab dan terlindung dari cahaya matahari langsung.
    6. Gantilah wadah lensa setiapminimal 3 bulan sekali.
    7. Untuk menyimpan lensa, gunakan cairan pembersih yang masih baru. Jangan gunakan cairan yang sudah dipakai, meskipun terlihat bersih tetapi mengandung bakteri yang bisa membahayakan mata anda.
    8. Patuhi jadwal penggantian lensa kontak sesuai anjuran dokter.
    9. Temui dokter mata anda untuk memeriksakan mata anda secara rutin.

    Baca Juga Efek Samping Membersihkan Karang Gigi Di Dokter

    No comments:

    Post a Comment

    Perhatian!