• Kemantan Corp

    Berbagi Tips Kesehatan, Cara Hidup Sehat, Fitness, Olahraga dan Metode Penyembuhan Berbagai Penyakit

    Monday, February 6, 2017

    Penyebab Gagalnya Diet

    Melakukan diet tidak semudah dengan membaca buku tentang tips menurunkan diet, namun pada intinya program diet tidak semata-mata menahan lapar seharian yang pada ujungnya menimbulkan beberapa penyakit terkait dengan organ pencernaan. Setiap orang mempunyai kebiasaan yang berbeda-beda maka kebiasaan yang salah itu pula yang menjadi salah satu faktor penyebab gagalnya program diet, meskipun ada yang berhasil namun keberhasilannya hanya bersifat sementara dan ada juga yang justru gagal total. Hal tersebut dikarenakan tidak memperhatikannya faktor-faktor penyebab kegagalan diet. Beberapa faktor penyebab gagalnya diet akan dibahas berikut ini :


    1.      Menurunkan motivasi 
          Motivasi merupakan faktor penting yang menunjang keberhasilan dari program diet, karena motivasi yang menurun akan menyebabkan seseorang tidak lagi memperhatikan pola asupan nutrisi yang seimbang lagi sehingga motivasi yang menurun akan menyebabkan kegagalan dalam program diet.
    2.      Tidak disiplin atau tidak konsisten
    Kedisiplinan atau konsisten memegang peranan penting dalam keberhasilan program diet sehingga seseorang yang tidak disiplin dan tidak konsisten akan mengalami kegagalan dalam program diet karena seseorang yang tidak disiplin dan tidak konsisten identik dengan seseorang yang labil dan tidak fokus terhadap tujuan utamanya.
    3.      Tidak merubah kebiasaan buruk
    Kebiasaan yang buruk atau salah merupakan faktor penyebab kegagalan program diet untuk itu apabila menginginkan program diet anda berhasil ubahlah kebiasaan buruk anda misalnya dengan mengganti makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak dengan makanan yang mengandung serat tinggi dan ubahlah pola ngemil anda dengan berolahraga.
    4.      Tidak diseimbangi dengan berolahraga
    Diet harus dibarengi dengan berolahraga, karena olahraga membantu dalam proses pembakaran kalori serta dapat mengencangkan kulit sehingga badanpun akan terasa lebih fresh dan sehat. Namun harus berhati-hati biasanya setelah berolahraga kita merasa lapar dikarenakan dengan berolahraga kalori yang terdapat dalam tubuh telah dibakar dan mencari sumber kalori pengganti lain dengan mengirimkan sinyal lapar kepada otak. Oleh karena itu jangan makan setelah berolahraga karena tubuh akan langsung menyerap makanan yang kita makan, jadi makanlah setelah 2 jam berolahraga agar ketika lapar tubuh memecahkan cadangan kalori yang kita miliki karena tubuh akan membakar kalori dari cadangan kalori yang kita miliki apabila tubuh tidak menemukan makanan pengganti. Hal tersebutlah yang menjadi alasan mengapa seseorang yang sering berolahraga namun tetap memiliki berat badan yang gemuk.
    5.      Melampiaskan emosi dengan makan
    Apabila anda memiliki kebiasaan melampiaskan emosi dengan makan saya sarankan segeralah ubah rasa kekesalan, benci, marah dengan berbagi cerita kepada kedua orang tua, keluarga, sahabat ataupun teman sehingga hal tersebut dapat meminimalisir anda dalam melampiaskan emosi dengan makan yang banyak selain itu usahakan kendalikan emosimu dengan menjalankan hal-hal yang lebih positif lagi.
    6.      Tidur yang tidak optimal atau kurang tidur
    Salah satu program diet yang sehat yaitu dengan melakukan tidur yang cukup dan berkualitas, karena ketika tubuh kurang tidur maka tubuh akan meningkatkan hormon kortisol yang akan menambah nafsu makan anda, selain itu tidur yang kurang cukup akan menurunkan proses metabolisme tubuh sehingga dengan menurunnya metabolisme tubuh maka kemampuan tubuh dalam membakar kaloripun berkurang.
    7.      Lingkungan yang tidak mendukung
    Pada hakikinya manusia hidup bersosialisasi dengan semua komponen yang ada dilingkungan sekitar sehingga lingkungan yang tidak mendukung akan menggagalkan program diet yang telah anda tentukan karena anda akan merasa putus asa dan berhenti melakukannya. Untuk itu yakinkanlah orang-orang yang ada disekitarmu agar mereka mengerti motivasi anda dalam melaksanakan program diet dengan semata-mata untuk menjaga kesehatan tubuh.
    8.      Tidak rutin dalam memantau berat badan
    Keberhasilan program diet yaitu dengan cara memantau berat badan sehingga kita akan mengetahui apakah diet kita berhasil ataupun tidak. Oleh karena itu pantaulah berat badan anda setiap seminggu sekali.
    9.      Pola diet yang salah
    Setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda sehingga pilihlah program diet yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan kemampuanmu agar anda tidak merasa terbebani dengan pola diet yang anda pilih.
    10.  Melewatkan sarapan
    Seseorang yang sering melewatkan sarapan cenderung memiliki berat badan yang gemuk, karena biasanya mereka akan mencari makan siang dengan makanan yang banyak mengandung karbohidrat dan lemak sehingga akan meningkatkan jumlah kalori yang masuk pada tubuh.
    11.  Diet yang terlalu ketat
    Diet yang baik dan sehat adalah diet yang tidak terlalu ketat, karena ketika seseorang mengubah pola makan maka tubuh akan merasa kesulitan untuk beradaptasi sehingga untuk meminimalisir kesulitan tersebut sebaiknya diet dilakukan secara perlahan-lahan namun tetap fokus terhadap target yang ingin dicapai.
    12.  Mudah tergiur makanan yang enak
    Ketika menjalankan program diet godaan yang sulit dihindari yaitu ketika dihapankan dengan makanan yang lezat ada didepan mata. Diet yang baik dan sehat tidak meminta kita untuk tidak memakan makanan yang kita sukai kita masih bisa memakannya asalkan masih dibatas normal dan janganlah rakus menghabiskan makanan maka sudah pasti diet anda akan gagal.
    13.  Sering merasa lapar
    Rasa lapar muncul ketika tubuh memerlukan kebutuhan nutrisi, namun terkadang rasa laparpun muncul bukan karena tubuh betul-betul memerlukan nutrisi melainkan hanya sebatas sugesti contohnya saja ketika melihat acara kuliner di televisi kadang-kadang kita merasa lapar padahal baru saja kita makan. Nah hal tersebutlah yang harus bisa kita bedakan kapan kita harus makan dan tidak makan.
    14.  Melewatkan makan malam
    Ketika malam, tubuhpun memerlukan asupan nutrisi meskipun hanya sedikit nutrisi yang dibutuhkan namun bukan berarti kita melewatkan makan malam dengan begitu saja. Untuk mendukung program diet anda pilihlah makanan yang mengandung protein tinggi dan janganlah makan malem dengan sumber karbohidrat dan lemak yang tinggi. Protein dapat mendorong melancarkan proses metabolisme tubuh sehingga proses pembakaran kaloripun dapat berjalan secara efektif dan sebaiknya konsumsi makanan yang mengandung protein tinggi 3 jam menjelang tidur namun apabila terpaksa mengkonsumsi karbohidrat dan lemak maka sebaiknya 4 jam sebelum tidur.
    15.  Terlalu sering berada pada suhu yang panas

    Proses pembakaran kalori akan lebih cepat apabila kita berada didalam suhu yang dingin karena tubuh membakar lemak untuk menghangatkan tubuh kita ketimbang ketika kita berada pada suhu yang panas.

    No comments:

    Post a Comment

    Perhatian!