• Kemantan Corp

    Berbagi Tips Kesehatan, Cara Hidup Sehat, Fitness, Olahraga dan Metode Penyembuhan Berbagai Penyakit

    Friday, March 10, 2017

    Inilah Resiko Sering Memakai Sandal Jepit

        Inilah Resiko Sering Memakai Sandal Jepit - Resiko Kesehatan Dibalik Penggunaan Sandal Jepit merupakan salah satu jenis alas kaki yang cukup banyak di gemari olehmasyarakat. Selain memiliki model yang simpel, sandal jepit juga sangat mudah dannyaman untuk digunakan sehari-hari. Namun, apakah Anda tahu jika terdapat resiko kesehatan dibalik penggunaan sandal jepit tersebut?


        Dengan menggunakan karet sebagai bahan utamanya, sandal jepit ini memang sangat ringan dan memudahkan penggunanya untuk bergerak tanpa harus terganggu dengan berat dan kakunya sandal tersebut. Walaupun begitu, Anda harus tetap berhati-hati dalam menggunakannya. Karena pada 10 tahun terakhir banyak ditemukan sandal jepit yang diproduksi dengan menggunakan campuran bahan kimia dengan kadar yang sangat berbahaya jika terlalu sering bersentuhan dengankulitmanusia secara langsung.

         Para ahli medis mengungkapkan jika sandal jepit memiliki dampak buruk yang sama dengan sepatu hak tinggi. Bahkan, penggunaan sandal jepit dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan kerusakan yang lebih parah daripada stiletto.

        Menurut seorang ahli bedah ortopedi dari American Orthopaedic Foot and Ankle Society, John G. Anderson, MD, sandal jepitsangat populer selama musim panas, namun sandal ini tidak dapat memberikan perlindungan pada bagian bawah kaki. "Sandal jepit boleh digunakan untuk menghindari licin saat ke kamar mandi atau di sekitar kolam renang. Namun, jangan gunakan sandal ini sehari-hari apalagi untuk olahraga atau mendaki," katanya.Tak seperti sepatu, kata dia, sandal jepit akan menyebabkan sakit kaki, tendinitis dan mudah terkilir. "Sandal jepit menawarkan sedikit perlindungan. Anda berisiko lebih besar untuk menginjak kaca atau benda berat lain hingga patah atau kuku robek," ungkapnya.

         Sedangkan menurut Mike O'Neill, juru bicara Asosiasi Chiropodis dan Podiatrik Inggris memeringatkan efek penggunaan sandal jepit yang terlalu lama. "Kurangnya dukungan dari flip-flop atau sandal jepit menyebabkan nyeri pada tendon di bagian dalam kaki dan tungkai bawah. Hal ini juga dapat menyebabkan bergesernya tulang kering," katanya.Sebuah hasil tes juga menunjukkan bahwa sandal jepit merupakan tempat bersarangnya kuman berbahaya.

          Sandal yang digunakna selama 4 hari secara terus menerus akan menjadi rumah yang nyaman bagi bakteri mematikan, diantaranya seperti bakteri staphylococcusaureus yang bisa bersembunyi di karet sandal. Jika kita memiliki luka luar di sekitar kaki, maka bakteri tersebut bisa memasuki aliran darah dan jika tidak segera ditangani, maka bisa menyebabkan kematian.Tidak hanya itu, penggunaan sandal jepit juga sering dikaitkan dengan lecet yang terjadi di sela jempol kaki. Bukan hanya menyebabkan penggunanya sulit berjalan, lecet ini juga bisa berubah menjadi gumpalan cairan dan meletus sehingga menyebabkan luka yang dapat berubah menjadiinfeksiyang berbahaya jika tidak segera ditangani. Disamping itu, penggunaan sandal jepit yang sering juga bisa menyebabkan postur tubuh berubah karena cara berjalan yang tidak benar.

           Beberapa hal berikut ini mungkin bisa menjadi pertimbangan bagi Anda jika masih ingin menggunakan sandal jepit dalam kegiatan sehari-hari agar tidak memiliki pengaruh yang besar terhadapkesehatan.
    1. Pertama, pilihlah sandal jepit yang menggunakna tali tambahan, sehingga tetap menjaga posisi sandal di kaki.
    2. Kedua, pilihlah sandal yang memiliki permukaan antilecet dan memiliki sol yang mengikuti bentuk kaki, sehingga postur tubuh tetap terjaga.

    1 comment:

    1. baru tau pemakaian flip flop ada dampak buruknya 😰

      ReplyDelete

    Perhatian!